Ikatan Alumni Kristen Politeknik Medan
Make your own free website on Tripod.com

 

 
 

Berterimakasihlah pada Tuhan untuk segala sesuatu yang telah Anda miliki, PERCAYAKAN pada Tuhan segala sesuatu yang Anda perlukan.

= NN =

 

Ringkasan Khotbah Kebaktian Bulanan IAKPM , 08 Agustus 2004
 

Aku dan Gerejaku

Pembicara : Bpk. Surya Sembiring
Nats    : Kis 2 : 41-47


Tujuan : Untuk mengetahui Peran Alumni Dalam Gereja


Jemaat mula-mula adalah orang-orang yang mendengarkan khotbah Petrus lalu menerima Tuhan Yesus dan dibabtis (Kis 2:37-41), jumlah mereka kira-kira 3000 jiwa. Mereka bertekun dalam pengajaran-pengajaran Rasul-rasul dan dalam persekutuan.

Yang dikatakan sebagai Jemaat sebenarnya adalah orang-orang yang telah pindah dari kegelapan kepada terang atau yang telah menerima Yesus Kristus. Tetapi kalau sekarang jemaat yang ada kebanyakan bukan karena telah menerima Kristus, tetapi karena alasan pindah gereja, menikah, anak yang lahir dalam keluarga kristen.  Kehidupan jemaat mula-mula memberikan teladan bagi orang banyak sehingga semakin banyak orang yang percaya dan diselamatkan (Kis 2:47b).

Prinsip jemaat mula-mula antara lain :
1.  Bertekun dalam firman Tuhan  (ay 42a)
     Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul
2.  Jemaat yang berdoa (ay 42b)
    Mereka berkumpul dan berdoa  Jemaat yang memiliki kehidupan doa yang teratur  dan tekun
3.  Bertekun dalam persekutuan (ay 42)
     Mereka bertekun mengadakan dan mengikuti persekutuan, sehati, dan sejiwa.
4.  Jemaat yang bersaksi (ay 46)
     Tiap-tiap hari mereka berkumpul di Bait Allah, memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati sambil memuji Allah, mereka disenangi semua orang (Kis 4:32-37)

Dengan cara hidup yang demikian maka secara tidak langsung sebelum kita bersaksi lewat kata-kata tentang Yesus Kristus, kehidupan / cara hidup kita juga sudah mencerminkan Yesus yang hidup di dalam kita, sehingga orang lainpun ingin dan mau untuk semakin mengenal pribadi Yesus. Dan Tuhan sendiri nantinya yang akan menambah jumlah jemaat  yang di selamatkan (ay 7) & (Kis 4:1-4)

Di dalam membangun jemaat di gereja kita ada banyak tantangan yang akan kita temui,
1.  Tantangan dari luar (Kis 4:27-31)
2.  Tantangan dari dalam (semakin banyak jumlah jemaat semakin sulit untuk memperhatikannya). Seperti pada jemaat di Kis 6:1-7  ketika jumlah jemaat semakin bertambah, maka dipilihlah 7 orang untuk melayani jemaat.  Sehingga setiap jemaat dapat diperhatikan pertumbuhan imannya.

Seorang pelayan gereja hendaknya yang penuh Roh, hikmat, baik seperti yang tertulis dalam Kis 6:3.  Pelayan yang penuh roh berarti pelayan yang cinta Tuhan, yang menyenangi firman Tuhan, agar jemaat yang dipimpin juga nantinya menjadi jemaat yang bertumbuh semakin mengenal Tuhan. Seperti pesan Paulus juga kepada Timotius dalam I Tim 4.

Karena itu marilah kita memulai dari diri kita menjadi jemaat gereja yang baik, yang memberikan teladan bagi orang lain, mendoakan orang lain, dan melakukan pembinaan bagi anggota jemaat yang lain. Mari kita kembali ke gereja-gereja membangun dengan memberikan pengaruh yang baik bagi gereja.

Syaloom
BPH IAKPM Medan

 
 

Baca ringkasan khotbah yang lainnya :

Visi Dan Misi

 
AD/ART
 
Jadwal Kebaktian
 
Profil Alumni
 
Ulang Tahun
 
Saran
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sekretariat :

P. Bulan Medan 20156